Jumat, 07 September 2012

Fungsi dan Macam Macam Termometer

Apa sih fungsi termometer? Fungsi termometer adalah untuk mengukur suhu. Nah fungsi kita mengukur suhu ini yang macam-macam. Fungsi kita mengukur suhu bisa untuk bidang kedokteran, yaitu untuk mengetahui suhu tubuh manusia, apakah kita demam atau tidak. Kita menggunakan termometer juga untuk mengetahui suhu kamar, untuk mengetahui berapa suhu oven untuk memasak dan sebagainya.
Tahu nggak sobat, termometer yang umum digunakan adalah termometer zat cair dengan pengisi pipa kapilernya adalah raksa atau alkohol. Pengukur suhu ruang biasanya menggunakan raksa. kalo untuk mengukur suhu yang sangat rendah biasanya menggunakan termometer alkohol. Kenapa gitu ya? hal itu dikarenakan alkhohol memiliki titik beku yang sangat rendah, yaitu -114oC.

Jenis-Jenis Termometer

Temans, secara umum, termometer itu ada dua macam. Apa saja tuh? termometer gelas dan termometer non gelas.

1. Termometer Gelas

Termometer gelas merupakan alat pengukur suhu berupa tabung kaca berongga yang tertutup berisi cairan tertentu. cairan tersebut dapat berupa raksa maupun alkohol. Nah, ternyata ada keuntungan dan kerugian raksa sebagai zat cair pengisi termomter lho. Apa saja keuntungan dan kerugiannya?
KeuntunganKerugian
1. Pemuaiannya merata dan teratur1. Harganya mahal
2. Peka terhadap perubahan suhu.2. Tidak dapat mengukur suhu di bawah -40oC
3. Tidak membasahi dinding kaca pada saat memuai dan menyusut.3. Raksa termasuk zat beracun sehingga sangat berbahaya jika termometer pecah
4. Titik bekunya rendah (-40oC) dan titik didihnya tinggi (350oC) sehingga dapat mengukur suhu yang relatif rendah maupun suhu yang tinggi. 
5. Warnanya mengkilap sehingga memudahkan pembacaan skala. 
Berikut beberapa termometer gelas yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain sebagai berikut.
1) Termometer klinis
Fungsi dan Macam Macam Termometer klinis
Termometer klinis digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia. Ada dua macam termometer klinis, yaitu termometer klinis analag dan termometer klinis digital. Hasil pengukuran termometer analog ditunjukkan dengan angka-angka skala yang tercetak di samping permukaan raksa dalam pipa kapiler.
2) Termometer dinding
termometer klinis
Termometer dinding digunakan untuk mengukur suhu ruangan. Skala termometer dinding berkisar antara -50oC sampai 50oC.
3) Termometer Six-Bellani
Termometer Six-Bellani digunakan untuk mengukur suhu rumah kaca yang berfungsi sebagai tempat penelitian. tahu nggak fren, termometer ini menggunakan dua skala lho, skala minimum pada pipa kiri, skala maksimum pada pipa sebelah kanan.

2. Termometer NonGelas

Termometer nongelas merupakan termometer yang tidak terbuat dari tabung berisi zat cair. beberapa contih temometer nongelas antara lain:
1) Termometer gas
Prinsip kerja termometer gas berdasarkan pada perubahan tekanan. Jika suhu naik, tekanan gas juga akan naik, jadi dihasilkan perubahan ketinggian pada termometer. Termometer gas dapat mengukur suhu yang lebih rendah dan lebih tinggi (-250oC dampai 1.500oC> daripada termometer gelas.
2) Termometer Platina
Prinsip kerja termometer platina berdasarkan pada perubahan hambatan listrik. Jika suhu naik, hambatan listrik platina juga naik. Ngukurnya pake apa ya? hambatan listrik platina diukur menggunakan rangkaian jembatan. Skala termometer platina berkisar -250oC dampai 1.500oC. Hasil pengukuran suhu pada termometer platina tidak dapat dilihat secara langsung, jadi tidak sesuai untuk mengukur suhu yang berubah-ubah.
3) Termometer Termistor
Termometer Termistor dapat dihubungkan ke perangkat listrik seperti komputer. Skala Termometer Termistor berkisar antara -25oC sampai 180oC.
4) Termometer Termokopel
Prinsip kerja Termometer Termokopel adalah suhu yang berbeda akan menghasilkan arus listrik yang berbeda pula. Skala Termometer Termokopelr berkisar antara -100oC sampai 1.500oC.

2 komentar: